Wujud hormat terhadap pertiwi

Setelah ramai-ramai gunjang ganjing terkait gempa kemarin tanggal 23 Januari 2018 yang bersumber di Lebak Banten dengan magnitude 6,1 sr dan lalu gonjang ganjing ramai-ramai jualan issue LGBT di parlemen, lalu sedikit slight discussion tentang lempeng-lempeng bumi dan datang berita lainnya terkait gempa 8sr di Alaska.
Ada magnet lain menarik saya ke sebuah akun di Twitter @Harimbawa
Dan dua twit-nya akan saya kutip disini
1) Kemarin kita diingatkan bahwa bumi yg kita pijak dan sering diabaikan ini “hidup”.
Peradaban kita, peradaban Sindhu/Indus/Indo/Hindia/Hindu, mengenal afirmasi yg diucapkan setiap pagi sebelum turun dari tempat tidur. https://t.co/MJl8e4ElRF
2) Samudra-vasane devi
parvata-sthana-maṇḍale,
Vishṇu-patni namastubhyam
pāda-sparśaṃ kshamasva me.
Ibu Pertiwi, tubuhmu dibalut samudra, gunung-gunung perhiasanmu, Engkau pemberi kesejahteraan, aku menghaturkan sembah sujudku. Maafkanlah aku karena akan menjejakmu dgn kakiku.
Sungguhlah memang kita mesti peka terhadap 'Ibu' kita ini. Menghormati sebagai wujud timbal-balik dari hasil-hasil perutnya yang telah kita konsumsi dengan senantiasa "memulihkannya". Mengapa saya beri tanda kutip? Karena ini menuju pada rehabilitasi berupa reboisasi dan sejenisnya, lalu menjaga kelestariannya, memanfaatkannya tanpa kerakusan, sudah diberi ya jangan kurang ajar. Jangan setelah eksploitasi besar-besaran lalu ditinggalkan dibengkalaikan begitu saja.
Bila ingin mengeruk, kita mesti mengisi.
Kita menjejakinya setiap saat, kita hempasan sampah padanya, meludahinya, mengotorinya, menyesakkannya, melukainya. Alangkah mestilah kita sering-sering berterimakasih, meminta maaf, dan memberikan treatments anti stress agar 'Ibu' Tak lekas marah-marah karenya siklus hormonal nya kita ganggu. Jangan sampai terlanjur menopause. Ibu masih muda dan meletup-letup. Bila nanti kadung menopause dan tak lagi kena gejolak hormonal sehatnya, habislah kita. Hingga tiba masanya muncul lagi makhluk-makhluk kerdil versus gigantik. Dan lalu siklus kehidupan bumi berulang lagi ke permulaan. Another new world. A new beginning yang entah yang keberapa kalinya.

Komentar

Postingan Populer